Blog

home / Blog
Daya Pikat Rottan Semakin Mendunia

Daya Pikat Rottan Semakin Mendunia

Oleh Lusi Aprillia | 06/Aug/2019

Produk kerajinan rotan pemuda Sukoharjo sudah diakui kualitasnya, bahkan sudah mampu menembus pasar nasional di seluruh Indonesia. Berbagai produk berbahan dasar rotan dihasilkan, seperti tikar rotan, keranjang, pot bunga, figura foto dan cermin, rak sepatu, meja, kursi, hiasan, gantungan kunci, hingga tas untuk bergaya. Hampir semua perabot rumah tangga bisa dibuat dari rotan dan sudah tidak diragukan lagi kualitas dan ketahanannya.
Harga jual mulai Rp10.000 hingga jutaan rupiah per unit, tergantung jenis dan tingkat kerumitan pengerjaan produk. Rahardian yang mengelola usaha kerajinan rotan ini sekarang sudah mempekerjakan hingga 20 orang perajin yang merupakan warga setempat dan desa-desa sekitar yang sebagian besar adalah anak muda. Ia begitu menekankan kepada semua pengrajin rotan miliknya agar bekerja tidak mengejar kuantitas tetapi kualitas. Hal tersebut karena dia benar-benar ingin kerajinan rotan miliknya mempunyai nilai kuakitas yang tinggi dan tidak sembarangan.
Dia tidak ingin mengabaikan kualitas produk yang dihasilkan, apalagi jika pesanan sedang dalam jumlah banyak. Pernah suatu ketika salah satu jenis produknya dikembalikan oleh pembelinya hanya karena ukurannya kurang satu sentimeter dari pesanan. Dari situlah dia benar-benar mulai menanamkan ketelitian dan kerapihan pada semua pengerajinnya.
Dia juga terus membuat inovasi dan kreasi untuk mengembangkan ragam produk. Salah satunya ide barunya adalah helm dan jok motor yang terbuat dari rotan. Dia yakin potensi sektor rotan yang diberi sentuhan kreativitas dan pembinaan yang tepat, masih sangat menjanjikan. Dia berharap sektor ini bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya untuk warga sekitar dan tidak menutup kemungkinan untuk kalangan yang lebih luas.
Target terbesar yang ingin Rahardian capai adalah menembus pasar international. Kini dia sudah mulai mencoba dan mencari akses agar produknya tersebut bisa go internasional dengan cara memasarkan ke teman-temannya yang bekerja di luar negeri. Rahardian selalu percaya sekecil apapun usahanya jika dilakukan dengan sangat optimal maka juga akan menghasilkan hasil yang maksimal juga. Semangatnya begitu tinggi, baginya rotan sudah hampir menjadi belahan hatinya yang ia tekuni dengan ikhlas.